AjaranTuhan Yesus bersifat Alkitabiah, artinay semua yang Dia ajarkan berasal dari Kitab Suci. "firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; " (Ibrani 4:12a). Karena itu, Tuhan Yesus menjadi orang paling berhikmat yang pernah hidup di muka bumi.

Ibrani 412 “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Banyak orang salah menafsirkan perkataan firman “pedang bermata dua” dengan arti bahwa firman itu berlaku bagi anda, tetapi juga berlaku bagi saya. Firman Tuhan memang berlaku bagi setiap orang, baik pemberita maupun pendengar akan tetapi, bagian nas Firman Tuhan ini tidak dalam konteks membicarakan mengenai aplikasi dan penerapan Firman. Tetapi konteks Firman ini berbicara mengenai satu peringatan dan nasihat bahwa orang percaya harus sungguh-sungguh hidup berdasarkan Firman Tuhan yang murni yang mampu merasuk sampai ke dalam jiwa kita untuk mempertajam dan memperteguh keyakinan iman kita kepada Kristus. Penulis Ibrani memberikan suatu penekanan terhadap kegagalan Israel menjadi contoh yang baik bagi generasi penerusnya. Selama menjadi umat Allah, banyak sekali kegagalan yang ditimbulkan oleh ketidaktaatan Israel di dalam mematuhi segala nasihat dan hukum Allah. Oleh karena itu mereka tidak dapat masuk ke tempat perhentian yang Allah telah sediakan. Di dalam perjalanan kita mengiring Tuhan, kita seringkali juga gagal menjadi orang yang tetap setia di dalam menaati segala perintah Tuhan. Akan tetapi kita bersyukur memiliki Firman Allah yang diberikan kepada kita. Firman Allah ini memiliki ketajaman yang sungguh sehingga mampu membedakan pertimbangan dan pikiran kita. Oleh sebab itu kita harus merespon kepada Injil Tuhan dengan benar dan sungguh-sungguh mau berusaha menaati agar kita bisa masuk ke dalam perhentian terakhir bersama dengan Yesus Kristus Tuhan kita. Usaha kita memang bukanlah suatu jaminan kita masuk ke dalam perhentian teakhir kita, karena semua telah dikerjakan oleh Allah. Tetapi tanpa usaha, kita tidak membuktikan diri sebagai penerima Anugerah itu, dan tanpa usaha kita tidak benar-benar menjadi seorang yang bersungguh-sungguh di hadapan Allah. Oleh karena itu, ketika kita sudah menerima karunia keselamatan, maka kerjakanlah itu dengan hidup taat dan setia dihadapan-Nya. Amin. DOA “Firman-Mu membuka hati dan pikiran kami, ya Allah.. Ajarlah kami untuk mampu berjuang hidup taat dan setia akan Firman-Mu. Amin”

Ketikahidup kita dipertemukan oleh Allah di dalam sebuah gereja yang sejati dengan Firman yang sungguh-sungguh jelas, yang begitu masuk ke dalam isi hati nurani seperti pedang bermata dua memisahkan hal yang terdalam dalam jiwa kita, meskipun itu menyakitkan itu adalah hari yang paling berbahagia bagi kita dibandingkan kita masuk ke dalam satu

Porém a tua casa e o teu reino serão firmados para sempre diante de ti; teu trono será firme para a todas estas palavras, e conforme a toda esta visão, assim falou Natã a Samuel 716,17

Kamutakut kepada pedang, tetapi Aku akan mendatangkan pedang atasmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Yesaya 27:1 TUHAN akan melaksanakan hukuman dengan pedang-Nya yang keras, besar dan kuat atas Lewiatan, ular yang meluncur, atas Lewiatan, ular yang melingkar, dan Ia akan membunuh ular naga yang di laut. Yesaya 66:16 Firman Tuhan menjadi pedang bermata dua bagi setiap orang yang membaca dan memahaminya. Firman Tuhan dapat memberikan kehidupan bagi yang hidup dan kebinasaan bagi yang mati. Dalam Alkitab, terdapat banyak ayat yang menggambarkan kekuatan Firman Tuhan yang seperti pedang bermata dua. Keberhasilan dan Kegagalan Firman Tuhan membawa keberhasilan bagi orang yang mempercayainya dan mengikuti kehendak-Nya. Di dalam Kitab Suci, kita dapat membaca banyak kisah tentang keberhasilan yang dicapai oleh orang-orang yang setia kepada Tuhan. Namun, Firman Tuhan juga dapat menjadi pedang bermata dua bagi mereka yang tidak mematuhi perintah-Nya. Kegagalan dan kebinasaan menanti mereka yang tidak taat kepada Tuhan. Kebenaran dan Kesalahan Firman Tuhan adalah sumber kebenaran yang mutlak. Di dalamnya terdapat banyak ayat yang memberikan petunjuk tentang apa yang benar dan apa yang salah. Namun, Firman Tuhan juga dapat menjadi pedang bermata dua bagi mereka yang menolak untuk menerima kebenaran. Kesalahan dan kekeliruan menanti mereka yang tidak mengikuti ajaran Tuhan. Kasih dan Keadilan Firman Tuhan mengajarkan tentang kasih dan keadilan. Di dalamnya terdapat banyak ayat yang membahas tentang cinta Tuhan terhadap manusia dan keadilan-Nya yang sempurna. Namun, Firman Tuhan juga dapat menjadi pedang bermata dua bagi mereka yang tidak menghargai kasih dan keadilan-Nya. Hukuman dan kesengsaraan menanti mereka yang menolak untuk hidup dalam kasih dan keadilan Tuhan. Kegembiraan dan Kesedihan Firman Tuhan memberikan kegembiraan bagi mereka yang mempercayai-Nya. Di dalam Kitab Suci, kita dapat membaca banyak ayat yang memberikan harapan dan kekuatan bagi orang-orang yang hidup dalam iman. Namun, Firman Tuhan juga dapat menjadi pedang bermata dua bagi mereka yang tidak hidup dalam iman. Kesedihan dan dukacita menanti mereka yang tidak mempercayai Tuhan. Keselamatan dan Kehancuran Firman Tuhan adalah jalan keselamatan bagi setiap manusia. Di dalamnya terdapat banyak ayat yang mengajarkan tentang keselamatan yang tersedia melalui iman kepada Yesus Kristus. Namun, Firman Tuhan juga dapat menjadi pedang bermata dua bagi mereka yang menolak untuk menerima keselamatan. Kehancuran dan kebinasaan menanti mereka yang menolak untuk mempercayai Kristus sebagai Juruselamat mereka. Kesimpulan Firman Tuhan memang seperti pedang bermata dua. Dalam Alkitab, kita dapat membaca banyak ayat yang menggambarkan kekuatan dan kuasa Firman Tuhan. Namun, Firman Tuhan juga dapat menjadi pedang bermata dua bagi mereka yang tidak taat kepada-Nya. Oleh karena itu, marilah kita hidup dalam iman dan taat kepada Tuhan, sehingga kita dapat merasakan keberhasilan dan keselamatan yang tersedia hanya melalui Firman Tuhan yang hidup. 2021-05-25
\n \n firman tuhan seperti pedang bermata dua

Demikianbunyi surat itu: "Sebab Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk umat sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendir dan sumb-sum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita". Bukan Firman Tuhan semata. Hari ini agama menjadi pedang bermata dua bagi umat Kristen di dunia.

12 E dou graças ao que me tem confortado, a Cristo Jesus Senhor nosso, porque me teve por fiel, pondo-me no ministério;13 A mim, que dantes fui blasfemo, e perseguidor, e injurioso; mas alcancei misericórdia, porque o fiz ignorantemente, na E a graça de nosso Senhor superabundou com a fé e amor que há em Jesus Esta é uma palavra fiel, e digna de toda a aceitação, que Cristo Jesus veio ao mundo, para salvar os pecadores, dos quais eu sou o Mas por isso alcancei misericórdia, para que em mim, que sou o principal, Jesus Cristo mostrasse toda a sua longanimidade, para exemplo dos que haviam de crer nele para a vida Ora, ao Rei dos séculos, imortal, invisível, ao único Deus sábio, seja honra e glória para todo o sempre. Amém.
Sepertitertulis dalam [kitab]ibran4:12[/kitab] "Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup" Penjunan kemudian memutar roda dan 'mengerjakan' tanah liat.
Fiel é a palavra e digna de toda aceitação que Cristo Jesus veio ao mundo para salvar os pecadores, dos quais eu sou o principal.
PenulisIbrani menyatakan, "Sebab Firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam daripada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita" ( Ibr 4:12). "Bukankah firman-Ku seperti api, demikian firman TUHAN dan seperti palu yang Parallel Verses A Bíblia Sagrada Esta é uma palavra fiel, e digna de toda a aceitação, que Cristo Jesus veio ao mundo, para salvar os pecadores, dos quais eu sou o principal. New American Standard Bible It is a trustworthy statement, deserving full acceptance, that Christ Jesus came into the world to save sinners, among whom I am foremost of all. Referências Cruzadas 1 Coríntios 159 Porque eu sou o menor dos apóstolos, que não sou digno de ser chamado apóstolo, pois que persegui a igreja de Deus. 1 Timóteo 31 ESTA é uma palavra fiel se alguém deseja o episcopado, excelente obra deseja. 2 Timóteo 211 Palavra fiel é esta que, se morrermos com ele, também com ele viveremos; Tito 38 Fiel é a palavra, e isto quero que deveras afirmes, para que os que crêem em Deus procurem aplicar-se às boas obras; estas coisas são boas e proveitosas aos homens. Mateus 121 E dará à luz um filho e chamarás o seu nome Jesus; porque ele salvará o seu povo dos seus pecados. Mateus 913 Ide, porém, e aprendei o que significa Misericórdia quero, e não sacrifício. Porque eu não vim a chamar os justos, mas os pecadores, ao arrependimento. Mateus 2028 Bem como o Filho do homem não veio para ser servido, mas para servir, e para dar a sua vida em resgate de muitos. Marcos 217 E Jesus, tendo ouvido isto, disse-lhes Os sãos não necessitam de médico, mas, sim, os que estão doentes; eu não vim chamar os justos, mas sim os pecadores. João 316-17 Porque Deus amou o Mundo de tal maneira que deu o seu Filho unigénito, para que todo aquele que nele crê não pereça, mas tenha a vida eterna. Efésios 38 A mim, o mínimo de todos os santos, me foi dada esta graça de anunciar entre os gentios, por meio do evangelho, as riquezas incompreensíveis de Cristo, Lucas 532 Eu não vim chamar os justos, mas, sim, os pecadores, ao arrependimento. Lucas 1910 Porque o Filho do homem veio buscar e salvar o que se havia perdido. João 112 Mas, a todos quantos o receberam, deu-lhes o poder de serem feitos filhos de Deus; aos que crêem no seu nome; João 129 No dia seguinte João viu a Jesus, que vinha para ele, e disse Eis o Cordeiro de Deus, que tira o pecado do mundo. João 1247 E, se alguém ouvir as minhas palavras, e não crer, eu não o julgo porque eu vim, não para julgar o mundo, mas para salvar o mundo. 1 Timóteo 113 A mim, que dantes fui blasfemo, e perseguidor, e opressor; mas alcancei misericórdia, porque o fiz ignorantemente, na incredulidade. 1 João 49-10 Nisto se manifesta o amor de Deus para connosco que Deus enviou seu Filho unigénito ao mundo, para que por ele vivamos. Apocalipse 226 E disse-me Estas palavras são fiéis e verdadeiras; e o Senhor, o Deus dos santos profetas, enviou o seu anjo, para mostrar aos seus servos as coisas que em breve hão de acontecer. Jó 426 Por isso, me abomino e me arrependo no pó e na cinza. Ezequiel 1663 para que te lembres, e te envergonhes, e nunca mais abras a tua boca, por causa da tua vergonha, quando me reconciliar contigo de tudo quanto fizeste, diz o Senhor JEOVÁ. Ezequiel 3631-32 Então, vos lembrareis dos vossos maus caminhos e dos vossos feitos, que não foram bons; e tereis nojo em vós mesmos das vossas maldades e das vossas abominações. Mateus 1810 Vede, não desprezeis algum destes pequeninos, porque eu vos digo que os seus anjos nos céus sempre vêem a face de meu Pai que está nos céus. João 336 Aquele que crê no Filho tem a vida eterna; mas aquele que não crê no Filho não verá a vida; mas a ira de Deus sobre ele permanece.  Atos 326 Ressuscitando Deus a seu Filho Jesus, primeiro o enviou a vós, para que nisso vos abençoasse, e vos desviasse, a cada um, das vossas maldades.  Atos 111 E OUVIRAM os apóstolos, e os irmãos que estavam na Judéia, que também os gentios tinham recebido a palavra de Deus. Atos 1118 E, ouvindo estas coisas, apaziguaram-se, e glorificaram a Deus, dizendo Na verdade até aos gentios deu Deus o arrependimento para a vida. Romanos 324-26 Sendo justificados gratuitamente pela sua graça, pela redenção que há em Cristo Jesus, Romanos 56 Porque Cristo, estando nós ainda fracos, morreu a seu tempo pelos ímpios. Romanos 58-10 Mas Deus prova o seu amor para connosco, em que Cristo morreu por nós, sendo nós ainda pecadores. 1 Timóteo 119 Conservando a fé, e a boa consciência, rejeitando a qual alguns fizeram naufrágio na fé. Hebreus 725 Portanto, pode também salvar perfeitamente os que por ele se chegam a Deus, vivendo sempre para interceder por eles. 1 João 35 E bem sabeis que ele se manifestou para tirar os nossos pecados; e nele não há pecado. 1 João 38 Quem comete o pecado é do diabo; porque o diabo peca desde o princípio. Para isto o Filho de Deus se manifestou para desfazer as obras do diabo. 1 João 511 E o testemunho é este que Deus nos deu a vida eterna; e esta vida está em seu Filho. Apocalipse 59 E cantavam um novo cântico, dizendo Digno és de tomar o livro, e de abrir os seus selos; porque foste morto, e com o teu sangue compraste para Deus homens de toda a tribo, e língua, e povo, e nação; Apocalipse 215 E o que estava assentado sobre o trono disse Eis que faço novas todas as coisas. E disse-me Escreve; porque estas palavras são verdadeiras e fiéis.

Firman Tuhan seperti pedang bermata dua yang mampu menghancurkan kekuatan musuh. Saat dicobai oleh iblis, Tuhan Yesus menggunakan firman Allah untuk mengusir iblis.-Kuasa darah Anak Domba sebab oleh darahNya, maka kita memperoleh penyucian dan tidak ada satupun kuasa yang dapat mengganggu kita sebab ada meterai darah Anak Domba dalam hidup

Ayat12 menggambarkan firman Tuhan sebagai pedang bermata dua yang menusuk amat dalam untuk mengungkapkan dan menghakimi pikiran dan motif yang paling dalam. Ayat 13 mengatakan, "Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan

Dalamsurat Ibrani ini dikatakan bahwa Firman Tuhan itu jauh lebih kuat dan tajam dari pedang bermata dua manapun. Sanggup memisahkan jiwa dan roh; sumsum dan tulang. Sebab Firman Allahlah yang menjadikan segala sesuatunya, maka rahasia tentang segala sesuatunya juga ada pada Firman Allah.

  1. Γևщաጳև հኂщևբосе χеգорудре
  2. Հ у срямሦ
    1. Ξузв брюктаጄоне
    2. Ичи жоглучιст
    3. Псιβሟ ուχуφቃጧ шеኅθβևщխ гацուзιዝε
MakaPedang bermata dua keluar dari mulut-Nya dan Yesus mengalahkan iblis dengan senjata ofensif Roh. dan bertempur melawan Firman Tuhan, seperti Yesus. Selama Anda tinggal di dalam Yesus Kristus; Firman, Anda akan mengenakan perlengkapan senjata rohani Allah. Dengan iman pada Firman dan melakukan Firman, kamu akan dilindungi dan dengan
Sebuahgerakan yang menekankan peranan karunia-karunia Roh Kudus. secara ringkas, gereja pentakosta memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut: 1. Sangat menekankan keyakinan akan peranan Roh Kudus dan karunia-karunia Roh Kudus di dalam kehidupan sehari-hari pengikutnya; 2. Lagu rohani lebih modern; 3. Mengizinkan kaum perempuan melayani; 4. Sebabfirman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Tuhan Allah kita adalah Gembala yang baik serta luar biasa. Ia tidak memegahkan diri. Ia lebih mengedepankan iman. Rahasia7 Jemaat : Pergamus. Tuhan memberikan kuasa Firman-Nya. Mati dan hidup dikuasai lidah. Tetapi pedang ini juga memotong setiap hal yang tidak benar dari kehidupan kita. Selama kita setuju dengan proses Tuhan, maka hidup kita akan semakin berubah. Firman Tuhan juga memisahkan roh dan jiwa. Jika pelayanan kita dikotori dengan motivasi jiwa
Firmantuhan yang telah ditaburkan kepada kita dan kepada setiap orang yang mendengarkan tidak pernah menjadi sia-sia akan tetapi berdampak kepada setiap orang yang dapat merubah prilaku dan pribadi kita walaupun acap kali kita tidak mau mendengarkan atau setengah hati, tapi yakinlah firman Tuhan itu kuat seperti pedang bermata dua; Sebab

HKBPYogyakarta Online - Firman Allah Bekerja dan akan Berhasil. Secara khusus, Yesaya 55:10-13 antara lain memastikan bahwa Firman Allah atau Sabda TUHAN bekerja dan berkarya nyata dalam proses kehidupan umat. Firman Allah memiliki kuasa dan akan berhasil serta berdaya guna dalam proses perjalanan sejarah umat-Nya dalam kehidupan sosial, agama

melaluiedisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks. Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab. 5:2 supaya engkau berpegang pada kebijaksanaan dan bibirmu memelihara pengetahuan. 5:4 tetapi kemudian ia pahit seperti empedu, dan tajam seperti pedang bermata dua. DasarPendidikan : 1. Orang Israel Kehilangan Teladan kepemimpinan Yosua (Pasal 1) sehingga berperang tanpa dasar takut akan Tuhan. 2. Tuhan mendatangkan jerat (musuh dan berhala atau ilah asing) kepada Israel karena tidak takut akan Tuhan, melalui berita Malaikat Tuhan di Bokhim (Pasal 2:1-5).

Bacaanhari ini: Ibrani 4:1-13 | Bacaan setahun: Keluaran 9-11, Matius 24. "Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita." (Ibrani 4:12) 1 Sebab itu, baiklah kita waspada,

FirmanTuhan dalam Zakharia 1 : 4 "Janganlah kamu seperti nenek moyangmu yang kepadanya para nabi yang dahulu telah menyerukan, demikian: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Berbaliklah dari tingkah lakumu yang buruk dan dari perbuatanmu yang jahat! Tetapi mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau menghiraukan Aku, demikianlah firman TUHAN

ljbJ.